Oktober 26, 2026

Membangun Kembali Kesehatan Masyarakat Melalui Fasilitas Sanitasi TMMD di Nabire

Nabire – Pembangunan fasilitas sanitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1705/Nabire terus berlanjut di Kampung Wanggar Sari, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Program ini menyasar rumah ibadah dan lingkungan pendidikan guna mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Setelah menyelesaikan pembangunan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Gereja GKII Rehobot, Satgas TMMD melanjutkan pekerjaan di Gereja GPDP Bahtera Nuh dan SD Negeri Inpres Wanggar Sari, Senin (26/10/2026).

Pembangunan di tiga lokasi tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak. Keberadaan MCK di rumah ibadah diharapkan memberikan kenyamanan bagi jemaat, sedangkan fasilitas di sekolah dapat mendukung aktivitas belajar mengajar dengan lingkungan yang lebih bersih.

Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan agar dua titik yang masih dalam pengerjaan dapat segera menyusul penyelesaian MCK di GKII Rehobot.

“Puji Tuhan, MCK di GKII Rehobot sudah 100 persen selesai dan sudah bisa dimanfaatkan jemaat. Hari ini kita langsung geser personel untuk kebut dua titik lagi, di GPDP Bahtera Nuh dan SD Inpres Wanggar Sari. Ini wujud komitmen kami, TNI hadir tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun kesehatan dan keimanan masyarakat,” ungkapnya.

Saat ini, pekerjaan di Gereja GPDP Bahtera Nuh meliputi penggalian septic tank dan pemasangan pondasi. Sementara di SD Negeri Inpres Wanggar Sari, personel Satgas melanjutkan pemasangan keramik dan instalasi air bersih.

Dalam pelaksanaannya, Satgas tidak bekerja sendiri. Masyarakat, pekerja bangunan, guru, dan jemaat turut ambil bagian membantu proses pembangunan. Mereka bergotong royong mengangkut material, mengaduk semen, serta membantu pekerjaan konstruksi lainnya.

Keterlibatan warga menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD karena menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas yang dibangun. Dengan adanya partisipasi masyarakat, diharapkan fasilitas tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama setelah selesai dikerjakan.

Tokoh Jemaat GPDP Bahtera Nuh menyampaikan rasa terima kasih kepada Kodim 1705/Nabire. Ia mengungkapkan bahwa ketersediaan fasilitas MCK sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ibadah, terutama ketika jemaat berkumpul dalam jumlah banyak.

Program ini juga sejalan dengan upaya mendorong perilaku hidup bersih dan sehat serta memperbaiki akses sanitasi masyarakat. Lingkungan yang memiliki fasilitas MCK memadai diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat buruknya sanitasi.

Melalui TMMD Ke-130, Kodim 1705/Nabire berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan langsung masyarakat. Penyelesaian MCK di GKII Rehobot dan percepatan pembangunan di GPDP Bahtera Nuh serta SD Negeri Inpres Wanggar Sari menjadi bagian dari komitmen untuk mendukung kualitas hidup masyarakat Kampung Wanggar Sari, Papua Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *