Oktober 26, 2026

Satgas TMMD ke-130 Intensifkan Pembangunan Jembatan Cendana yang Vital

Cendana, Luwu Timur – Pembangunan jembatan di wilayah Cendana terus dikebut oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo bersama masyarakat. Setelah menyelesaikan pondasi dan abutment, personel kini memusatkan pekerjaan pada pembuatan plat dekker atau lantai jembatan, Senin (25/10/2026).

Jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan Dusun Cendana dengan desa tetangga. Hingga saat ini, progres pembangunannya dilaporkan mencapai 75 persen.

Pekerjaan plat dekker dimulai sejak pukul 07.00 WITA. Personel Satgas bersama warga mengerjakan pemasangan bekisting sebagai cetakan beton, perakitan besi tulangan, hingga pengecoran lantai jembatan.

Bekisting dipasang di atas gelagar baja dengan penyangga yang disiapkan agar cetakan tetap stabil dan rata. Setelah itu, besi beton ulir berdiameter 16 milimeter dirakit menjadi dua lapis anyaman dengan jarak 15 sentimeter. Tahapan ini dilakukan untuk mendukung kekuatan struktur lantai jembatan.

Pengecoran menggunakan campuran beton mutu K-350 dengan ketebalan plat 25 sentimeter. Proses pengerjaan dilakukan secara cermat agar beton dapat terdistribusi merata dan menghasilkan struktur yang sesuai dengan kebutuhan jembatan.

Hingga pukul 14.00 WITA, pemasangan bekisting telah mencapai 100 persen, perakitan besi tulangan 90 persen, sedangkan pengecoran plat dekker mencapai 40 persen. Satgas menargetkan pengecoran dapat dituntaskan sesuai rencana pada hari berikutnya.

Dan SSK TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Kapten Inf Mika Ramang, mengatakan plat dekker merupakan bagian penting yang menentukan kekuatan dan keamanan jembatan.

“Pembuatan plat dekker jembatan Cendana kami kebut karena ini bagian penting dari struktur jembatan. Kami mengerjakannya dengan spesifikasi beton K-350, ketebalan 25 sentimeter, serta besi ulir 16 milimeter yang dipasang dua lapis dengan jarak 15 sentimeter. Setelah plat dekker selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan sandaran dan rabat pendekatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pengangkutan hasil perkebunan.

Harapan yang sama disampaikan Bapak Amir (55), warga Dusun Cendana yang tinggal di seberang jembatan. Ia mengaku senang melihat pembangunan yang selama ini dinantikan masyarakat mulai mendekati tahap penyelesaian.

“Saya menunggu plat dekker ini selesai. Sekarang melihat personel TNI memasang besi dan mengecor lantai jembatan, kami sangat senang. Mudah-mudahan nanti motor, mobil, dan kendaraan pengangkut kakao bisa melintas dengan lebih mudah. Terima kasih kepada Satgas TMMD,” ujarnya.

Penyelesaian plat dekker menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan jembatan memasuki pekerjaan akhir. Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan sasaran tersebut agar manfaatnya segera dirasakan warga.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *