Juli 29, 2026

Bahu-Membahu Pengurukan Bahu Jalan, Satgas TMMD 129 dan Warga Tlemang Manfaatkan Alat Seadanya

​DESA TLEMANG – Sinergi dan semangat gotong royong antara prajurit Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 bersama warga Desa Tlemang kembali terlihat nyata di lokasi pembangunan infrastruktur desa. Setelah sebagian segmen jalan rabat beton rampung dicor, anggota Satgas dan masyarakat setempat langsung tancap gas melakukan pengurukan padel (sirtu/pedel) pada bagian kanan dan kiri bahu jalan.

​Meskipun pengerjaan pengurukan tersebut dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya—seperti cangkul, sekop, hingga karung bekas—hal tersebut tidak sedikit pun menyurutkan antusiasme dan ritme kerja para prajurit TNI dan warga di lapangan.

​Pengurukan pedel di sisi kanan dan kiri rabat beton merupakan tahap krusial untuk menopang dan mengunci struktur beton yang telah mengeras. Selain berfungsi mencegah terjadinya erosi atau penipisan tanah di tepi beton akibat gerusan air hujan, pengurukan bahu jalan ini juga penting untuk memberikan kenyamanan dan keamanan ekstra bagi para pengguna jalan, khususnya saat berpapasan.

​Dengan menggunakan karung-karung yang diisi pedel secara gotong royong, material diangkut dan diratakan secara presisi di sepanjang pinggiran beton menggunakan cangkul.​Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warga yang tak surut walau bekerja dengan sarana yang terbatas.

​”Pengerjaan pengurukan kanan kiri jalan rabat beton ini sangat penting agar struktur jalan yang sudah jadi tidak gampang tergerus air dan aman saat dilintasi kendaraan. Walaupun kita mengandalkan alat-alat seadanya seperti cangkul dan mengangkut pedel memakai karung, semangat gotong royong warga dan anggota Satgas luar biasa. Ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Lettu Czi Jamil.

​Kekompakan Warga Meringankan Pengerjaan
​Keceriaan dan rasa kekeluargaan sangat terasa di sepanjang lokasi pengurukan. Warga dari berbagai usia tampak sigap membantu prajurit Satgas TMMD, mulai dari mengisi material pedel ke dalam karung, mengangkutnya ke tepi jalan, hingga meratakannya.

​Salah seorang warga Desa Tlemang yang ikut bergotong royong mengungkapkan rasa bangganya dapat bekerja bersama prajurit TNI demi kemajuan desanya.

​”Walaupun cuma pakai cangkul dan karung, kalau dikerjakan bersama-sama dengan bapak-bapak TNI rasanya jadi ringan dan cepat selesai. Kami ingin jalan baru desa kami ini benar-benar rapi dan aman dilewati. Kebersamaan seperti ini membuat kami makin dekat dengan bapak-bapak Satgas,” tutur Samino dengan wajah gembira.

​Melalui pengerjaan pengurukan bahu jalan yang dilaksanakan secara padat karya ini, Satgas TMMD ke-129 dan masyarakat Desa Tlemang optimistis jalan rabat beton yang dibangun dapat segera dipergunakan secara utuh, aman, dan bertahan lama demi kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *