NUNUKAN – Menghadapi jadwal padat dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan, terdapat juga saat-saat berharga yang mencerminkan berbagai aspek kehidupan. Pak Mardi, seorang warga di Desa Liang Bunyu, menghirup aroma kopi yang hangat sambil mengenangkan kisah hidupnya dalam percakapan yang hangat dengan anggota Satgas TMMD.
Bagi Pak Mardi, kehadiran Satgas TMMD melebihi proses pembangunan fisik saja. Ia melihat hadirnya mereka sebagai sarana yang dapat memperkuat ikatan antara TNI dan komunitas lokal. Dalam keakraban itu, Pak Mardi membagi suka duka tentang kehidupan di perbatasan yang seringkali penuh dengan permasalahan.
“Dahulu, keinginan kami adalah agar desa ini mengalami kemajuan. Tentunya kami bersyukur kini TNI hadir membantu membuatnya terwujud. Pembangunan bukan hanya jalan dan fasilitas, tapi mereka juga melibatkan diri dalam mendengarkan cerita dan keluhan kami. Hal ini membuat kami merasa lebih diperhatikan,” kata Pak Mardi.
Keberadaan suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Pak Mardi. Setiap jeda dari aktivitas pekerjaan mereka akan memanfaatkan waktu untuk bercengkerama, berbagi pengalaman, dan saling bercerita. Inilah yang menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD lebih dari sekadar fisik, namun juga terletak pada kebersamaan dan kepedulian antara TNI dan masyarakat secara keseluruhan.