Cirebon, – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0620/Kab. Cirebon Tahun Anggaran 2026 resmi berakhir. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Kamis (13/08/2026), dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.
Penutupan TMMD ke-129 dipimpin oleh Kasdamm III/Siliwangi Brigjen TNI Dr. Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han.Kegiatan tersebut dihadiri pejabat Kodam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., para Dandim jajaran, pejabat Korem 063/Sunan Gunung Jati, Forkopimda Kabupaten Cirebon, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Berbagai sasaran fisik maupun nonfisik telah dilaksanakan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Luwung Kencana.
Dalam kesempatan tersebut, Kasdam III/Siliwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari terbangunnya kebersamaan dan kepedulian antara TNI dengan masyarakat.
Semangat gotong royong yang terlihat selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam menjaga hasil pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 sekaligus Dandim 0620/Kab. Cirebon Letkol. Inf Nizar Bachtiar, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat terlaksana berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak.
“TMMD ke-129 ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan tentunya tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat yang bersama-sama bekerja dan bergotong royong selama pelaksanaan TMMD,” ujar Letkol Inf Nizar Bachtiar.
Ia menambahkan, hasil pembangunan yang telah diwujudkan di Desa Luwung Kencana diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dijaga dan dirawat bersama. Apa yang telah kita bangun melalui TMMD ini bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi menjadi milik bersama yang harus dipelihara dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel Satgas TMMD serta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.
“TMMD merupakan sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Apa yang telah dilaksanakan di Desa Luwung Kencana menunjukkan bahwa ketika TNI, pemerintah dan masyarakat bersatu, berbagai persoalan pembangunan dapat dikerjakan secara bersama-sama,” ungkap Danrem 063/SGJ.
Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut tidak boleh berhenti setelah TMMD ditutup. Hasil pembangunan harus dijaga, sementara hubungan dan komunikasi antara TNI dengan masyarakat harus terus dipelihara.
“Penutupan TMMD bukan berarti berakhirnya semangat kebersamaan. Justru kita berharap sinergi yang telah terbangun selama kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dalam berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Berakhirnya TMMD ke-129 Kodim 0620/Kab. Cirebon menjadi momentum untuk menguatkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan. Dari Desa Luwung Kencana, sinergi TNI, pemerintah dan masyarakat diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

