Oktober 21, 2026

Transformasi Lingkungan Melalui Normalisasi Sungai oleh Satgas TMMD Kodim Landak

Landak – Satgas TMMD Reguler Ke-130 Kodim 1210/Landak terus memaksimalkan pengerjaan normalisasi sungai di Dusun Merempayang, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung penataan lingkungan sekaligus meningkatkan manfaat sungai bagi masyarakat.

Normalisasi sungai dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan semangat kerja keras dan tanggung jawab. Personel Satgas TMMD terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai sasaran yang telah ditentukan agar kondisi aliran sungai dapat menjadi lebih tertata.

Penataan sungai merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan di wilayah pedesaan. Kondisi sungai yang terawat diharapkan dapat mendukung kelancaran aliran air serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit menunjukkan dedikasi melalui keterlibatan langsung di lapangan. Semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengerjaan, sekaligus mencerminkan pengabdian TNI kepada masyarakat.

Program TMMD Ke-130 Kodim 1210/Landak tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek penataan lingkungan. Melalui kegiatan normalisasi sungai, Satgas TMMD berupaya membantu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih tertata dan bermanfaat bagi kehidupan warga.

Selain memberikan perhatian terhadap kondisi fisik sungai, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pemeliharaan sungai secara berkelanjutan memerlukan kepedulian bersama agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1210/Landak berharap pengerjaan normalisasi sungai di Dusun Merempayang dapat memberikan dampak positif bagi warga. Dengan kerja keras dan semangat pengabdian yang terus dijaga, kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *